Senin, 10 Desember 2018

Abryan oktavianto

 Tugas Pertemuan 9 (Swithcing)

1.

2. 
3.

Abryan Oktavianto

Fungsi-fungsi Protokol 

A. Fungsi ICMP

 ICMP sendiri adalah sebuah kependekan dari apa yang kita kenal dengan nama Internet Control Message Protocol. Dari namanya, maka sudah bisa kita ketahui bahwa ICMP ini merupakan salah satu protocol jaringan yang digunakan di dalam jaringan internet, disamping protocol – protocol lainnya, seperti TCP/IP. ICMP ini seringkali dikenal sebagai salah satu protocol inti pada keluarga protocol internet, jadi hal ini membuat ICMP memiliki peran dan fungsi yang penting di dalam sebuah jaringan internet.

Fungsi ICMP 

1.Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
2.Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
3.Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan    jaringan 
4.Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya


B.Fungsi POP3

 POP3 adalah sebuah protocol internet atau jaringan yang digunakan untuk mengambil surat elektronik atau email dari server email ke dalam device atau client email yang anda miliki. POP3 adalah kependekan dari Post Office Protocol versi 3. Sesuai dengan namanya, POP3 adalah sebuah protocol di dalam jaringan internet yang memiliki fungsi seperti bis surat, dan digunakan di dalam email client yang kita miliki untuk mengambil dan membaca email atau surat elektronik yang masuk.

Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak. POP3 adalah protocol email yang digunakan pada berbagai macam email client, mulai dari aplikasi email pada desktop, seperti Microsoft outlook, hingga aplikasi email pada smartphone, misalnya Gmail, Ymail, dan sebagainya.

C.Fungsi SMTP

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan sebuah protokol dalam jaringan internet yang biasa digunakan dalam pengiriman pesan elektronik (email).
Lain halnya dengan IMAP atau POP3 yang keduanya adalah merupakan protokol untuk menerima pesan email, SMTP memberi perintah untuk mengontrol negosiasi dan transmisi melalui koneksi data stream Transfer Control Protocol (TCP).

Fungsi SMTP melakukan transfer email ke pengguna berbasis IP address pada TCP port 25 menggunakan serangkaian perintah mesin antar host. Host yang juga end user menggunakan User Agent (MUA) atau Mail Transfer Agent (MTA). Selanjutnya email yang telah dikirimkan lalu diterima oleh end user dengan POP3 atau IMAP
 
D.Fungsi FTP

File Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang men-support TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang request koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar-menukar file (upload dan download file).

Fungsi FTP server adalah sebagai berikut :

  1. Untuk men-sharing data.
  2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  3. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user.
  4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
 E.Fungsi ARP


  ARP list adalah Address Resolution Protocol suatu informasi daftar Alamat user yang terhubung dalam router mikrotik tersebut. Didalam ARP list Terdapat Informasi daftar info Address/ alamat yang terhubung didalam jaringan kita, Seperti IP Address dan Mac Address Client.
Berikut Beberapa Fungsi dari ARP list :
1. Mengetahui Info IP Address dan Mac Address yang mana saja Terhubung
2. Dapat Menstatic (Tetap) IP address yang DHCP (auto)
3. Mencegah Penggunaan IP address yang telah ditentukan
4. Mencegah Lolosnya Penetapan Limit Bandwith (Speeed Network)
Kelebihan Dan Kekurangan IPV4 dan IPV6
1.  Internet Protokol versi 4
     Kelebihan :
1  Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
2. Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.
Kekurangan :
1.  Panjang alamat 32 bit (4bytes).
2.  Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
3.  Dukungan terhadap IPSec opsional.
4.  Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
5. IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

2.  Internet Protokol versi 6
 Kelebihan :
1.Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau opsional.
2. Jumlah alamat yang jauh lebih besar. Dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6 akan mampu menyediakan 2128 kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya akan dialokasikan namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.
3. Infrastruktur routing dan addressing yang efisien dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat infrastruktur routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup juga memudahkan dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi transmisi.
4. Kemampuan Plug-and-play melalui stateless maupun statefull address auto-configuration. Pada teknologi IPv6, sebuah node yang memerlukan alamat bisa secara otomatis mendapatkannya (alamat global) dari router IPv6 ataupun cukup dengan mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 tertentu (alamat link local) tanpa perlu adanya DHCP server seperti pada IPv4. Hal ini juga akan memudahkan konfigurasi. Hal ini penting bagi kesuksesan teknologi pengalamatan masa depan karena di Internet masa depan nanti akan semakin banyak node yang akan terkoneksi. Perangkat rumah tangga dan bahkan manusia pun bisa saja akan memiliki alamat IP. Tentu saja ini mensyaratkan kesederhanaan dalam konfigurasinya. Mekanisme konfigurasi otomatis pada IPv6 ini akan memudahkan tiap host untuk mendapatkan alamat, menemukan tetangga dan router default bahkan menggunakan lebih dari satu router default untuk redundansi dengan efisien.
5. Keamanan yang sudah menjadi standar built-in.Jika pada IPv4 fitur IPsec hanya bersifat opsional maka pada IPv6 fitur IPsec ini menjadi spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer network.
6. Dukungan  yang lebih bagus untuk QoS. Adanya bagian (field) baru pada header IPv6 untuk mengidentifikasi trafik (Flow Label) dan Traffic Class untuk prioritas trafik membuat QoS yang lebih terjamin bisa diperoleh, bahkan ketika payload dari paket terenkripsi dengan IPSec dan ESP. 
7. Berbagai protokol baru untuk keperluan interaksi antar node.
Adanya protokol baru misalnya Network Discovery dengan komunikasi multicast dan unicast yang efisien bisa menggantikan komunikasi broadcast ARP untuk menemukan neighbor dalam jaringan.
8. Ekstensibilitas.
Di masa depan IPv6 dapat dikembangkan lagi fitur-fiturnya dengan menambahkanya pada extension head.
  Kekurangan : 
1.Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
2.Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.

Referensi sumber :

https://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/pengertian-icmp
https://irvanfuadillah.wordpress.com/2016/02/26/pop3-imap4-dan-smtp/
https://www.webmobile.id/pengertian-smtp-beserta-fungsi-dan-contohnya/
http://www.netviro.com/main/support.php?cid=11&id=49
http://www.cs3ns3.xyz/2016/02/fungsi-menu-arp-dimikrotik-dan.html
http://coretananakteknikinformatika.blogspot.com/2018/04/kelebihan-dan-kekurangan-ipv4-ipv6.html 


 


Selasa, 23 Oktober 2018

Abryan Oktavianto

  Tugas 1 


Cara Menghubungkan Dua komputer dengan kabel LAN (peer to peer)


Apabila anda mempunyai dua  komputer dan ingin agar kedua komputer tersebut saling terhubung dan dapat saling berkomunikasi, supaya bisa bertukar data, sharing internet, sharing printer, sharing aplikasi, game 2 Players, dll, cara yang paling mudah adalah dengan menghubungkannya menggunakan kabel UTP / kabel LAN.
Syaratnya yaitu kedua komputer memiliki port Ethernet (LAN Card/NIC Card).
Umumnya komputer yang ada pada saat ini sudah memiliki port Ethernet ini. Untuk komputer yang lama dan tidak memiliki, dapat ditambahkan NIC PCI atau NIC USB (USB to LAN)

Port LAN pada komputer Desktop
Port LAN pada Laptop
Untuk dapat saling berhubungan antara kedua komputer secara langsung ini (tanpa menggunakan perangkat Switch) kita gunakan Kabel UTP / kabel  LAN dengan konfigurasi Cross-over.
Kalau anda sudah mempunyai kabel LAN dengan konfigurasi Cross-over, tinggal colokkan kedua ujung konektornya pada masing-masing port ethernet di kedua komputer yang akan saling terhubung.
Komputer A                                                   Komputer B
Setting IP Address.
Setelah kita sudah menyiapkan koneksi  fisiknya, kemudian agar kedua komputer dapat saling bisa berkomunikasi,  maka harus diset IP address pada masing-masing komputer ( komputer A dan komputer B).
Pada langkah-langkah berikut dan contoh-contoh capturenya adalah untuk Windows 7, (untuk Windows yang lain XP, Windows 8, tidak jauh berbeda, hanya beda tampilan saja).
• Klik pada Logo Network di sebeleh kanan bawah layar desktop, kemudian klik Open Network and Sharing Center
• Kemudian klik Local Area Connection
• kemudian klik pada Properties 

• Sorot pada Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)
• Klik Properties
• Pilih Use the following IP address
• Isikan IP address, contoh : 192.168.0.1
• Subnet mask : 255.255.255.0
 • Klik OK
Tadi itu adalah untuk setting Komputer A
Lakukan langkah yang sama untuk komputer B, yang beda adalah dalam mengisi IP address
• Untuk komputer B, isi IP address misal dengan : 192.168.0.2
Selesai sudah pemberian alamat IP address untuk kedua komputer, dan seharusnya antara kedua komputer tersebut sudah dapat saling berkomunikasi.
• Untuk mengecek koneksi, dapat dilakukan dengan perintahping
(untuk dapat melakukan perintah ping, offkan/matikan terlebih dahulu Windows Firewallnya, masuk dari Control Panel–> Windows Firewall –> Turn off Windows Firewall)
Perintah Ping dari komputer A ke Komputer B
• Di Komputer A masuk ke Command prompt (klik berbarenganLogo Windows dan R), kemudian ketik CMD maka akan tampil layar Command Prompt (layar yang berwarna hitam)
• Ketik :
Ping 192.168.0.2   kemudian tekan Enter
maka harus ada Reply dari komputer B (192.168.0.2)
Perintah Ping dari Komputer A ke komputer B
• Lakukan juga perintah ping dari komputer B ke komputer A
ping 192.168.0.1 kemudian tekan Enter
maka harus ada Reply dari komputer A (192.168.0.1).

Sumber Referensi :
 http://www.tuntor.com/cara-menghubungkan-dua-komputer-dengan-kabel-lan-peer-peer/









Senin, 15 Oktober 2018

Abryan Oktavianto

Berbagai Topologi Jaringan

Topologi jaringan sendiri adalah suatu cara / konsep yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih, berdasarkan  hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, danstation.

Berikut Macam-macam Topologi Jaringan Komputer :
A.Topologi Star
B.Topologi Bus
C.Topologi Ring
D.Topologi Mesh
E.Topologi Tree

A.Topologi Star 
  Topologi Star adalah topologi yang menggunakan setiap komputer melalui hub/switch. Fungsi hub/switch adalah sebagai pengatur dan pengendali dalam pengiriman ke komputer satu tanpa melewati komputer yang bukan tujuan. 




1. Kelebihan/Keuntungan Topologi Star (Bintang)

  • Bersifat fleksibel
  • Keamanan data yang tinggi
  • Mudah dalam mendeteksi kerusakan pada jaringan
  • Jika salah satu komputer mengalami kerusakan , jaringan akan tetap berjalan dan tidak menimbulkan masalah bagi komputer lainnya

2. Kekurangan/Kelemahan Topologi Star (Bintang)

  • Menggunakan biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel
  • Jika hub/switch mengalami kerusakan, maka dapat melumpuhkan jaringan
  • Jumlah terminal yang terbatas, bergantung dari jumlah port pada hub/switch
  • Jika lalu lintas padat maka jaringan akan melambat
 B.Topologi Bus

       Topologi jaringan jenis ini merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel  coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.


Kelebihan topologi bus:


  • Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain
  • Hemat kabel yang digunakan untuk pemasangan
  • Layout kabel sederhana
  • Biaya pembangunan topologi murah

Kekurangan topologi bus:


  • Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas
  • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh 

 C.Topologi Ring
 Topologi Ring adalah topologi yang menghubungkan komputer satu ke komputer dua dan komputer dua menghubungkan kekomputer ketiga dan seterusnya lalu kembali lagi kekomputer satu, sehingga membentuk melingkar.



1. Kelebihan/Keuntungan Topologi Ring
  • Lebih murah 
  • Tidak diperlukannya host
  • Kecepatan dalam pengirimannya yang tinggi
  • Mudah dalam perancangan 
  • Pengaksesan data yang optimal
  • Penggunaan kabel yang sedikit
  • Komunikasi antar terminal mudah
  • Mampu melayani traffic yang padat
 2. Kekurangan/Kelemahan Topologi Ring
  • Pengiriman suara, video, dan data yang buruk
  • Kerusakan pada salah satu komputer dapat menyebabkan jaringan lumpuh
  • Memerlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles
  • Perusabahan jumlah perangkat yang sulit
  • Kinerja komunikasi bergantung dari banyaknya node yang terdapat pada jaringan

 D.Topologi Mesh

   Topologi Mesh adalah topologi yang saling terhubung dengan setiap perangkat. Topologi Mesh (jala) menggunakan satu kabel yang saling menghubungkan setiap komputer tanpa menggunakan hub/switch.


1. Kelebihan/Keuntungan Topologi Mesh (Jala)
  • Keamanan yang dapat dikatakan baik 
  • Besar bandwith yang cukup lebar
  • Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data
  • Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat 
2. Kekurangan/Kelemahan Topologi Mesh (Jala)

  • Biaya pemasangan yang besar
  • Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port
  • Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit
     
 E.Topologi Tree

Topologi Tree (Pohon) adalah topologi yang terbentuk dari gabungan topologi bus dan star. Topologi tree disebut juga dengan pohon karena dilihat dari rangkainnya yang bercabang-cabang dan bertingkat-tingkat.




1. Kelebihan/Keuntungan Topologi Tree 
  • Mudah mengembangkan menjadi jaringan luas
  • Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalaahan
  • Manajemen data yang baik 
2. Kekurangan/Kelemahan Topologi Tree

  • Kinerja yang lambat
  • Hub menjadi peran penting
  • Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan hub
  • Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah
     

Daftar Pustaka :
http://www.artikelsiana.com/2015/04/star-kelebihan-kekurangan-topologi-star-jaringan.html
http://cyberuz.blog.st3telkom.ac.id/2015/11/15/kelebihan-dan-kekurangan-topologi-bus-ring-dan-star/  
http://www.artikelsiana.com/2015/04/ring-kelebihan-kekurangan-topologi-ring.html
http://www.artikelsiana.com/2015/04/mesh-kelebihan-kekurangan-topologi-mesh-jala.html
http://www.artikelsiana.com/2015/04/tree-kelebihan-kekurangan-topologi-tree-pohon.html




 

Senin, 08 Oktober 2018

Berbagai Jenis Jaringan Komputer

Beberapa Perangkat Jaringan Komputer
          

Perangkat jaringan pada komputer merupakan alat pendukung untuk menjalankan tranformasi data sehingga perangkat bersangkutan dapat beroperasi.  Sebuah komputer yang digunakan biasanya memerlukan beberapa alat sebagai pengirim data, misalnya router, wireless, wireless card, lan card dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebagaimana dengan fungsi perangkat keras jaringan bahwa alat-alat seperti router itu akan bekerja sesuai dengan kegunaan, ia akan mengirimkan data ke perangkat lain sehingga jaringan bisa terhubung. 
 
Saya akan menjelaskan 3 perangkat jaringan, diantaranya :  
1. Repeater
2. Bridge
3. Network Interface Card (NIC)

REPEATER

Repeater jaringan atau Network Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas jaringan dari daerah jaringan kabel lokal (LAN) atau nirkabel (WiFi). Di masa lalu, repeater jaringan kabel yang digunakan untuk menggabungkan segmen Ethernet kabel. Repeater akan memperkuat sinyal data sebelum mengirimkan mereka ke segmen uplinked, sehingga sinyal dapat diperluas jangkauannya dari pada kawat. Jaringan Ethernet Modern menggunakan perangkat switching lebih yang canggih, menggantikan perangkat nirkabel dari repeater jaringan yang lebih populer untuk digunakan dengan LAN nirkabel (WLAN) di tempat kerja dan rumah.





Fungsi Repeater

  1. Memperluas daya jangkau signal server
  2. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
  3. Memudahkan akses signal WiFi
  4. Meneruskan dan memaksimalkan signal
Jenis Repeater
 
Ada beberapa jenis dari repeater, antara lain:


1. GSM
Untuk komunikasi bergerak, penguat isyarat bekerja pada frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz (GSM). Oleh karena hambatan yang terjadi antara base station dengan mobile station, misalnya karena struktur bangunan, material penghalang lain atau jarak yang jauh, isyarat yang diterima oleh perangkat seluler dapat mempunyai kualitas yang rendah. Kualitas yang rendah ini dapat mengakibatkan komunikasi menjadi tergganggu, mulai dari putus-putus sampai drop call.

2. CDMA
cdma yang bergerak pada frekuensi 800Mhz, dan bekerja pada teknologi 2G. frekuensi CDMA memang kurang memiliki isyarat yang baik jika di bandingkan dengan isyarat GSM. Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA)

3. 3G
 3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000[1] untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular.

BRIDGE

Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Alat ini bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda.







Fungsi Bridge

Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
 

1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh

2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan

3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

 

NETWORK INTERFACE CARD (NIC) 

 NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card (baca juga: fungsi LAN card) dan juga Ethernet Card (baca juga: fungsi ethernet card).

 

 

Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :

       Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard.
       Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

  1. Network Interface Fisik / Physica
  1. Network Interface Logis / Logical

Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

          Seperti sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :

1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
2. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
3. Menerima data dari komputer lain

Daftar Pustaka :
1.http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/03/02/pengertian-dan-jenis-jenis-repeater/
2.http://anakkuliahbsi.blogspot.com/2018/04/resume-repeater-bridge-dan-network.html
3. https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/pengertian-nic 
 

 

 

Senin, 24 September 2018

ABRYAN  OKTAVIANTO

 

Jenis Jaringan Komputer


      Jaringan Komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Adapun jenis-jenis jaringan komputer adalah :
1. PAN (Personal Area Network)
2. LAN (Local Area Network)
3. MAN (Metropolitan Area Network)
4. WAN (Wide Area Network)



PAN (Personal Area Network) 

          Personal area network (PAN) adalah jaringan telekomunikasi antara satu perangkat dengan perangkat yang lain dalam jarak sangat dekat, (hanya dalam beberapa meter saja).
Jaringan PAN ini adalah titik akses berbagai perangkat pribadi seperti komputer, laptop, telpon, tv, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data, atau perangkat komunikasi publik seperti internet.
Kontrol pada jaringan PAN dilakukan dengan authoritas pribadi. Adapun teknologi yang digunakan untuk membuat jaringan PAN antara lain adalah Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth.

           Jaringan PAN ini dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer atau laptop, seperti USB dan Firewire. Pengertian Jaringan PAN (Personal Area Network)PAN atau Personal Area Network adalah jaringan komputer digunakan untuk komunikasi antara perangkat komputer. 

 
Contoh Penggunaan Jaringan PAN :
1. Menghubungkan telepon genggam dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth.
2. Menghubungkan mouse dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth.
3. Menghubungkan Printer dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth
Selain itu, Jaringan PAN merupakan jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat (termasuk telepon dan asisten pribadi digital) dekat dari satu orang.  






LAN (Local Area Network) 
 
          Pengertian LAN  atau Local Area Network adalah suatu perangkat jaringan yang menghubungan komputer yang satu dengan komputer lainnya dengan menggunakan kabel dan router sebagai penyambungnya.
Contohnya komputer A dapat disambungkan dengan komputer B dengan menggunakan kabel LAN, namun jika ingin menghubungan Komputer A dengan Komputer B, C dan D maka diperlukan sebuah router (alat pengubung).
LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah.







MAN (Metropolitan Area Network) 
       
          Metropolitan Area Network (MAN) ialah sebuah jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data yang berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai suatu lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan lain sebagainya. Jaringan MAN yaitu gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 sampai dengan 50 km, MAN ini adalah suatu jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota atau antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.





WAN (Wide Area Network)

      
            Pengertian Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, radiusnya dapat mencakup sebuah negara bahkan benua.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Wide Area Network (WAN) merupakan sebuah jenis jaringan komputer yang mencangkup negara dan benua, atau suatu gabungan dari jaringan LAN (Local Area Network) dan MAN (Metropolitan Area Network). Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini.




Daftar Pustaka :
Pengertian PAN https://komputerminimalis.blogspot.com/2017/08/pengertian-jaringan-pan-personal-area.html
https://www.catatanteknisi.com/2012/05/jaringan-komputer-pan-lan-man-wan.html 
pengertian MAN https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-man-metropolitan-area-network-dan-contohnya/